Berdasarkan hasil pantauan, Farhan memastikan suasana perayaan Tahun Baru di Kota Bandung berjalan meriah namun tetap kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan masyarakat terpantau aman dengan pengamanan terpadu dari jajaran TNI-Polri dan Forkopimda.
“Tadi kita pantau langsung, alhamdulillah kelihatannya meriah, tapi tetap kondusif,” ujar Farhan di Balaikota Bandung.
“Masih di Asia Afrika. Tapi dari sini pengawasan kita pecah. Saya ke wilayah timur, Gedebage, sementara Pak Kapolres dan dandim, tetap di tengah kota, terutama Pasupati,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh aktivitas perayaan ditargetkan selesai pada pukul 01.00 WIB. Setelah itu, petugas akan melakukan pembersihan area guna mencegah masyarakat berkumpul terlalu lama.
“Jam satu malam sudah mulai pembersihan area supaya tidak ada kumpul-kumpul berkepanjangan,” tegasnya.
Meski terjadi kepadatan, Farhan memastikan tidak ada arahan khusus yang bersifat restriktif. Menurutnya, kondisi tersebut sudah menjadi konsekuensi dari tingginya mobilitas masyarakat jelang libur akhir tahun.
“Penumpang setiap hari mencapai 20–30 ribu, sementara tempatnya relatif kecil, jadi memang ada sedikit kepadatan,” ujarnya.
“Tim kesehatan standby di stasiun. Begitu juga di terminal besar seperti Leuwi Panjang, serta di pusat hiburan seperti Paskal dan Jalan Asia Afrika, semuanya terpantau dalam kondisi baik,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini, Wali Kota didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung, di antaranya Kapolres Kota Bandung, Dandim, unsur Polisi Militer (Denpom), Kejaksaan, TNI AL (Lanal), serta Sekretaris Daerah Kota Bandung, Asisten Daerah (Asda) 1, 2, dan 3, para kepala perangkat daerah serta seluruh tim gabungan.***
Red/Pupu.






0 Komentar