Tingginya antusiasme suporter terhadap pertandingan klasik ini diharapkan dapat disalurkan secara positif dan kondusif.
Farhan menyampaikan, pertandingan Persib melawan Persija menjadi salah satu laga paling ditunggu di akhir paruh musim kompetisi. Selain sarat gengsi, kedua tim masih memiliki peluang besar untuk menjadi kandidat juara paruh musim.
“Tiket sudah habis sejak beberapa minggu yang lalu. Namun bobotoh tidak perlu khawatir,” ujar Farhan.
Untuk mengantisipasi kepadatan dan mencegah penumpukan massa di Stadion GBLA, Farhan menginstruksikan seluruh camat di Kota Bandung agar menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) di wilayah kecamatan masing-masing.
“Wahai camat-camat, pastikan bikin Nobar di semua kecamatan. Sehingga untuk bobotoh yang tidak kebagian tiket, tidak usah maksa datang ke GBLA. Nonton di wilayah kecamatan masing-masing,” katanya.
“Menang kalah jangan pawai. Kita tunjukkan bahwa bobotoh, baik saat senang maupun sedih, tetap bisa menjaga ketertiban dan tidak menyusahkan orang lain,” katanya.
Menurutnya, dukungan terbaik bukan hanya soal hadir di stadion, tetapi juga menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
“Yang paling penting Persib menang dan kita dukung dengan cara yang terbaik,” ucap Farhan.
Farhan pun menyampaikan prediksinya untuk laga klasik tersebut. Dengan nada optimistis, ia memprediksi Persib Bandung akan meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Persija. (red)**
Sumber; Diskominfo Kota Bandung






0 Komentar