Subscribe Us


 

Massa Pandawa Lima Gelar Aksi di Jantung Kota Bandung, Desak Wali Kota Tuntaskan Dugaan Pelanggaran Integritas


MEDIASAKSINEWS -- Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Pandawa Lima menggelar aksi unjuk rasa di jantung Kota Bandung. Aksi tersebut menuntut Wali Kota Bandung agar segera menyelesaikan sejumlah dugaan pelanggaran integritas yang diduga terjadi di lingkungan jajaran pemerintah daerah, hari ini, Senin 12 Januari 2026.

Aksi yang diikuti sekitar 500 orang itu berjalan damai, diwarnai atraksi budaya, dan berfokus pada tuntutan evaluasi terhadap kinerja serta rekam jejak pejabat, khususnya Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung.

Dalam aksinya, massa menyampaikan orasi dan membentangkan spanduk berisi tuntutan penegakan etika, transparansi, serta akuntabilitas pemerintahan. Pandawa Lima menilai bahwa dugaan pelanggaran integritas yang mencuat tidak boleh dibiarkan tanpa penanganan serius karena berpotensi merusak kepercayaan publik.


Koordinator aksi, Agus Satria, dalam pernyataannya di hadapan awak media, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk menindaklanjuti atas isu integritas yang dinilai tidak baik. "Hari ini kami ingin menindaklanjuti secara tegas salah satu Kepala Dinas Arsip, terkait berbagai isu mengenai rekam jejak integritas yang dinilai tidak baik," ujar Agus Satria.

Agus juga menegaskan bahwa Wali Kota Bandung memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk menindaklanjuti dugaan tersebut secara terbuka dan objektif. “Kami mendesak Wali Kota untuk bertindak tegas, bukan sekadar memberikan pernyataan normatif,” ujarnya.


Aliansi Pandawa Lima menyoroti dua hal utama, yaitu;

• Pertama, dugaan kasus penipuan proyek fiktif yang melibatkan pejabat tersebut sebelum menjabat di Disarpus. 

• Kedua, rekam jejak buruk terkait dugaan korupsi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pada masa tugas sebelumnya. 

"Sikap kami jelas: evaluasi secara menyeluruh, dan apabila tidak layak, copot Kepala Dinas Arsip yang diduga terlibat dalam penipuan proyek dan persoalan lainnya," tegas Agus.

Berikut cuplikan video pernyataan Koordinator aksi, Agus Satria ;


Tuntutan yang dibacakan meliputi evaluasi dan pemecatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) bermasalah, peningkatan integritas ASN, pencegahan konflik kepentingan, serta penyelesaian isu jual-beli jabatan. Mereka juga mendukung proses hukum yang sedang dijalani Wakil Wali Kota Bandung dan meminta kasus itu tidak menyeret pihak lain.

Isu mengenai Kepala Disarpus Kota Bandung ini sebelumnya telah menjadi sorotan. Pada Desember 2025, media melaporkan Wali Kota Farhan telah memerintahkan evaluasi terhadap pejabat tersebut menyusul adanya laporan dari masyarakat. Aksi Aliansi Pandawa Lima hari ini mempertegas desakan agar evaluasi tersebut berjalan transparan dan menghasilkan tindakan tegas, terlepas dari latar belakang hubungan antarindividu.


Aksi damai ini juga diklaim sebagai pengaduan resmi, mengingat mereka telah melayangkan surat laporan sebelumnya.

Dengan membawa massa dan melakukan orasi di ruang publik, Aliansi Pandawa Lima berharap suara mereka didengar dan pemerintah kota segera mengambil langkah konkret untuk menjaga wibawa dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Kota Bandung. (nuka)

Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat kepolisian hingga massa membubarkan diri.***



Red/pupu.

Posting Komentar

0 Komentar