Modus penipuan tersebut dialami oleh seorang warga bernama Ita Maryana. Kepada jajaran redaksi, Ita menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya pada Sabtu, 18 April 2026.
Ita mengaku menerima notifikasi panggilan tak terjawab melalui WhatsApp pada pukul 09.42 WIB. Namun, karena sedang bekerja dan ponselnya dalam kondisi silent, ia baru membuka pesan tersebut sekitar pukul 14.20 WIB. Ita kemudian membalas dengan pesan singkat, “Hapunten Pa, teu kawaler.”
“Bilangnya dapat undian dari admin Pak Dedi Mulyadi sebesar Rp20 juta,” ujar Ita.
Tak hanya itu, oknum tersebut juga menanyakan nomor rekening, alamat rumah, serta saldo dana yang dimiliki. Pelaku bahkan menyebut hadiah tersebut gratis tanpa pungutan biaya apa pun.
“Saya jawab saja sejujurnya, tidak punya rekening bank. Ada juga akun dana tapi kosong,” tutur Ita.
Pelaku kemudian menyatakan hadiah akan ditransfer ke akun dana dan meminta Ita untuk mengklik tautan (link) yang dikirim melalui WhatsApp. Namun, Ita merasa curiga.
“Sempat disuruh klik link. Katanya jangan diaktifkan pas saya tutup. Tapi waktu dibuka lagi, WhatsApp saya malah logout. Aneh. Ini baru bisa aktif lagi,” katanya.
Beruntung, Ita tidak sampai memberikan data pribadi atau mengikuti seluruh instruksi pelaku.
Menanggapi kejadian tersebut, Dalam Portal resmi untuk informasi terkini, akses layanan publik, dan aspirasi program Pemprov Jawa Barat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi atau pesan yang mengatasnamakan akun admin maupun pihak tertentu tanpa verifikasi resmi.
Ia menegaskan bahwa masyarakat yang menemukan akun palsu atau oknum yang mencatut nama Gubernur Jawa Barat agar segera memblokir dan melaporkannya kepada pihak berwenang.
Sebagai langkah antisipasi, Ika juga mengingatkan masyarakat untuk hanya mengakses akun media sosial resmi milik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yakni:
• TikTok: @dedimulyadiofficial
• Instagram: @dedimulyadi71
• YouTube: @KANGDEDIMULYADICHANNEL
• YouTube: @LEMBURPAKUANCHANNEL
Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur iming-iming hadiah, tidak mengklik tautan mencurigakan, serta tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dan jangan sampai terkena tipu daya,” tegasnya.***




0 Komentar