Subscribe Us


 

Optimalisasi Peran Linmas RW dan Partisipasi Masyarakat, Kelurahan Sukagalih Dorong Program Siskamling Aktif Siaga Bencana


MEDIASAKSINEWS | BANDUNG – Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung terus mendorong penguatan peran Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan partisipasi warga melalui program Sukagalih SIGAP (Sinergi, Inovatif, Giat, Aman, Partisipatif) sebagai upaya mendukung program Wali Kota Bandung tentang Siskamling Aktif Siaga Bencana.

Kelurahan Sukagalih yang terdiri dari 6 RW dan 35 RT memiliki karakteristik wilayah yang cukup beragam. Sekitar 50 persen wilayahnya merupakan kawasan perumahan, ditambah keberadaan rumah kost, kontrakan, pusat pertokoan, serta letaknya yang strategis di pintu masuk Kota Bandung melalui Gerbang Tol Pasteur.


Kondisi tersebut menjadikan Sukagalih sebagai salah satu wilayah dengan mobilitas penduduk yang tinggi. Banyaknya warga pendatang, mahasiswa, dan masyarakat yang menetap sementara maupun permanen menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dalam pelaksanaan Rencana Aksi Sukagalih SIGAP, kolaborasi antara warga, Linmas RW, serta berbagai mitra di bidang ketenteraman dan ketertiban umum menjadi fokus utama. Program ini bertujuan membangun kesadaran bersama bahwa keamanan dan kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.


Berbagai persoalan sosial yang muncul di lingkungan perkotaan, mulai dari menurunnya interaksi antarwarga hingga berkurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dinilai dapat memengaruhi rasa aman masyarakat. Sementara itu, gangguan keamanan maupun potensi bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan sulit diprediksi.

Melalui Sukagalih SIGAP, masyarakat diajak untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dan memperkuat solidaritas sosial. Program ini juga menghadirkan pembaruan dalam sistem pelaporan keamanan lingkungan serta mengoptimalkan fungsi Pos Kamling sebagai pusat aktivitas masyarakat.


Tidak hanya digunakan untuk kegiatan ronda malam, Pos Kamling diharapkan menjadi ruang sosial yang aktif dan produktif. Berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti posyandu, pembinaan remaja, sosialisasi kebencanaan, pertemuan warga, hingga penyampaian informasi publik dapat dilaksanakan di lokasi tersebut.

Salah satu contoh pemanfaatan tersebut terlihat di Pos Linmas RW 04, yang diarahkan menjadi pusat kegiatan sosial masyarakat. Kehadiran Pos Kamling yang aktif diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan warga, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.


Selain itu, sinergi dengan unsur kewilayahan seperti Bhabinkamtibmas dan berbagai pihak terkait juga terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap berbagai potensi gangguan maupun bencana.

Dengan semangat Sukagalih SIGAP, masyarakat diajak untuk menghilangkan anggapan bahwa urusan keamanan hanya menjadi tanggung jawab Linmas atau aparat keamanan semata. Sebaliknya, keamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong.

Program ini diharapkan mampu menjadi contoh penguatan peran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.**





Redaksi 

Posting Komentar

0 Komentar