MEDIASAKSINEWS | BANDUNG – Isu keretakan hubungan antara Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin menjadi perhatian publik setelah Erwin mengaku tidak banyak dilibatkan dalam sejumlah keputusan strategis Pemerintah Kota Bandung.
Pernyataan tersebut disampaikan Erwin usai proses praperadilan terkait Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam perkara yang pernah menjerat namanya ditolak pengadilan. Ia mengaku selama ini tidak pernah diajak membahas sejumlah agenda penting pemerintahan, mulai dari pergeseran anggaran, perubahan APBD, program kerja daerah hingga rotasi dan mutasi pejabat.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membantah adanya upaya mengisolasi wakilnya dari roda pemerintahan. Menurut Farhan, pembagian tugas berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan Erwin masih menjalankan berbagai fungsi kedinasan serta menghadiri agenda resmi pemerintah daerah.
Di tengah mencuatnya isu tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan turut angkat bicara. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah antara kedua pimpinan daerah.
"Harus duduk bersama. Komitmen saat pencalonan harus diingat kembali karena mereka terpilih sebagai satu paket untuk memimpin Kota Bandung," ujar Erwan.
Menurutnya, kepentingan masyarakat tidak boleh dikorbankan akibat perbedaan pandangan maupun ego pribadi. Ia meminta seluruh pihak mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan kelompok maupun individu.
"Jangan sampai kepentingan masyarakat dikorbankan hanya karena ego pribadi. Hilangkan ego-ego pribadi dan golongan demi masyarakat," tegasnya.
Erwan menilai Farhan dan Erwin merupakan figur yang cukup dewasa untuk menyelesaikan persoalan secara internal. Namun apabila diperlukan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap memfasilitasi mediasi guna menjaga kondusivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hingga saat ini, Farhan dan Erwin dikabarkan telah melakukan komunikasi langsung untuk meredam berbagai spekulasi yang berkembang terkait hubungan keduanya di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.**
(Sumber: CNN Indonesia)
0 Komentar