Kompetisi yang digelar selama enam hari, 10–15 Agustus 2026, tersebut mempertemukan atlet dari 209 klub. Selain menjadi arena persaingan, kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengumpulkan poin dalam pemeringkatan nasional.
Rangkaian pertandingan berakhir pada Sabtu, 15 Agustus 2026, di GOR Bandung. Penutupan sekaligus dirangkaikan dengan Upacara Penghormatan Pemenang (UPP).
Menurut Sigit, penyelenggaraan Sirnas C menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang kompetitif sekaligus memperkuat pembinaan atlet sejak usia muda.
Pemkot Bandung, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang mampu membuka ruang bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi.
Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah peserta. Dari 209 klub yang berpartisipasi, Taqi Arena tercatat sebagai klub dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni mencapai 109 atlet.
Sebagai tuan rumah, Kota Bandung juga mengirimkan kekuatan lokal yang cukup besar. Sebanyak 231 atlet dari 15 klub Bandung tampil dalam kompetisi tersebut di bawah pembinaan PBSI Kota Bandung.
Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Bandung tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan, tetapi juga memiliki potensi atlet dan klub yang mampu bersaing dalam kompetisi berskala nasional.
Penyelenggaraan Sirnas C Piala Wali Kota Bandung Utama Open 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan dan regenerasi atlet bulu tangkis. Pemerintah Kota Bandung juga berharap semakin banyak kompetisi nasional hadir di Kota Bandung sehingga tradisi sebagai salah satu kota dengan prestasi olahraga kuat dapat terus dipertahankan.**






0 Komentar