Pelepasan delegasi itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis 20 Agustus 2026.
Farhan mengatakan keikutsertaan pelajar Bandung merupakan tindak lanjut undangan dari Pemerintah Petaling Jaya yang telah diterima sejak 7 Mei 2026.
Kegiatan tersebut mempertemukan delegasi pemuda dari sejumlah sister city Petaling Jaya, di antaranya dari Korea Selatan, Jepang, Tiongkok serta Indonesia melalui Kota Bandung.
Farhan menekankan, keikutsertaan para pelajar tidak sekadar menjadi ajang untuk tampil dan mempresentasikan Kota Bandung. Lebih dari itu, mereka membawa misi untuk menunjukkan karakter generasi muda Bandung di hadapan peserta internasional.
“Yang paling penting adalah anak-anak bukan hanya soal presentasi dan performance yang akan dilakukan. Yang harus ditunjukkan adalah sikap dan perilaku yang baik sebagai representasi Bandung di mata dunia,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis 20 Agustus 2026.
Menurutnya, para pelajar akan menjadi wajah Kota Bandung selama mengikuti kegiatan tersebut. Oleh karena itu, ia meminta seluruh delegasi menjaga sikap, kekompakan serta etika selama berada di Malaysia.
Farhan juga berpesan agar para pelajar tidak menggunakan media sosial untuk sekadar pamer atau melakukan flexing. Sebaliknya, media sosial diharapkan menjadi sarana berbagi informasi dan pengalaman positif selama mengikuti kegiatan.
“Jangan pakai untuk flexing tetapi gunakan untuk berbagi informasi yang berguna. Kalian sudah resmi menjadi delegasi Kota Bandung untuk berhadapan dengan dunia,” ujarnya.
Berbagai persiapan telah dilakukan sebelum keberangkatan. Para pelajar akan memperkenalkan Kota Bandung melalui presentasi, seni budaya, sejarah hingga permainan tradisional.
Mereka telah berlatih menari dan menyiapkan materi mengenai Kota Bandung, termasuk perkembangan kota, kesenian, museum serta Balai Kota Bandung.
Selain itu, permainan tradisional seperti cingciripit dan oray-orayan juga akan diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan budaya dan permainan anak di Kota Bandung.
Para peserta juga akan membuat maket Kota Bandung menggunakan material daur ulang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Farhan turut menguji kesiapan sejumlah peserta dengan menanyakan pengetahuan mereka mengenai sejarah Kota Bandung. Salah satunya terkait Konferensi Asia Afrika 1955 yang menjadi salah satu tonggak penting sejarah Bandung di mata dunia.
Ia mengingatkan para pelajar bahwa sejarah tersebut merupakan modal penting untuk memahami posisi Bandung dalam sejarah internasional.
“Pesertanya dari 29 negara Asia dan Afrika yang kebanyakan baru saja merdeka sama seperti Indonesia. Itulah sejarah penting Bandung ketika berbicara mengenai konferensi tahun 1955,” jelasnya.
Farhan juga mengungkapkan pendidikan bagi Kota Bandung tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Karakter dan sikap menjadi bagian penting yang harus dimiliki generasi muda. Ia meminta para pelajar menjaga kebersamaan dan kekompakan selama berada di Petaling Jaya.
“Togetherness, kebersamaan, kekompakan itu sangat penting. Akan terlihat bahwa anak Indonesia kompak jangan sendiri-sendiri,” ungkapnya.
Farhan pun menyampaikan pesan mengenai pentingnya karakter dengan mengutip ungkapan yang menekankan sikap menjadi modal untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.
“It is attitude, not aptitude, to go to altitude. Jadi ini tentang karakter dan sikap,” ujarnya.
Dalam delegasi tersebut terdapat pelajar tingkat SMP dan SMA dari sejumlah sekolah di Kota Bandung, di antaranya SMP Cendekia Muda, Talenta Juara, SMP Kartika, SMPN 5 Bandung, SMA Taruna Bakti dan SMAN 3 Bandung.
Mereka akan didampingi oleh Trismawati serta Rizki Dian Septiani sebagai narahubung dari Pemerintah Kota Bandung yang bertugas memastikan koordinasi dengan panitia berjalan baik selama kegiatan.
Farhan berpesan agar seluruh delegasi menjaga perjalanan sejak keberangkatan, termasuk urusan imigrasi, bagasi, jadwal hingga mengikuti seluruh aturan yang berlaku.
“Ini undangan resmi antara pemerintah. Jadi kalian sudah resmi menjadi delegasi Kota Bandung untuk berhadapan dengan dunia,” pesan Farhan.
Farhan juga berharap pengalaman di Petaling Jaya dapat menjadi bekal berharga bagi para pelajar untuk meningkatkan kepercayaan diri, wawasan internasional, kemampuan berkomunikasi serta membangun karakter kepemimpinan.
“Semoga ini menambah pengalaman yang luar biasa bagi kalian semua,” tuturnya.**



0 Komentar