Subscribe Us


 

DPRD Kota Bandung Dorong OPD Responsif Tangani Keluhan Warga


MEDIASAKSINEWS | KOTA BANDUNG, JAWA BARAT — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk meningkatkan kecepatan dalam merespons berbagai keluhan dan laporan masyarakat.

Kecepatan pelayanan dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah pola komunikasi masyarakat yang semakin dinamis. Saat ini, warga dapat menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka secara langsung melalui media sosial maupun kanal pengaduan publik.

Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyana, mengatakan setiap laporan masyarakat semestinya segera ditindaklanjuti agar persoalan yang muncul tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Teman-teman ini harus responsif dan cepat. Hari ini masyarakat melihat sesuatu dengan media sosial, dengan kecepatan,” ujar Asep, Selasa (18/8/2026).

Menurut Asep, banyaknya laporan dan keluhan masyarakat tidak semestinya langsung dipandang sebagai indikator buruknya pelayanan pemerintah. Sebaliknya, partisipasi warga dalam menyampaikan berbagai persoalan merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi Kota Bandung.

Ia menilai masyarakat yang aktif melaporkan persoalan di lingkungan sekitar justru menunjukkan perhatian dan kecintaan terhadap kota. Laporan tersebut dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk mengetahui berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan secara cepat dan tepat.

“Justru hari ini saya mengapresiasi masyarakat yang luar biasa, sangat menunjukkan bentuk kecintaannya dengan melihat hal-hal yang dianggap kurang sempurna untuk segera dibereskan,” katanya.

Asep berharap setiap OPD tidak hanya menunggu laporan berkembang menjadi sorotan publik, tetapi mampu membangun pola kerja yang lebih proaktif dan responsif. Dengan demikian, aspirasi masyarakat dapat ditangani sejak awal dan kualitas pelayanan publik di Kota Bandung semakin baik.

DPRD Kota Bandung juga menekankan pentingnya menjadikan laporan warga sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar perbaikan pelayanan pemerintah, sehingga komunikasi antara masyarakat dan Pemkot Bandung dapat berjalan lebih cepat, terbuka, dan solutif.**

Posting Komentar

0 Komentar