Rapat koordinasi tersebut berlangsung pada Selasa, 8 September 2026, di Ruang Rapat Bapenda Kota Bandung. Pertemuan membahas berbagai aspek teknis sekaligus mematangkan persiapan agar pelaksanaan Gebyar Utama dapat berjalan optimal dan memberikan pelayanan yang semakin mudah diakses masyarakat.
Rapat dipimpin Sekretaris Bapenda Kota Bandung, Apep Insan Parid, A.P., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antarpihak untuk memastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan kegiatan dapat dipersiapkan secara maksimal.
Melalui koordinasi lintas OPD dan pihak terkait, Bapenda berharap seluruh rangkaian persiapan Gebyar Utama dapat berjalan lancar. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan perpajakan yang lebih dekat, mudah, dan responsif bagi masyarakat Kota Bandung.
Dalam pelaksanaan program Gebyar, kebijakan pendapatan Bapenda diarahkan pada pemberian insentif fiskal, relaksasi pajak, serta penguatan digitalisasi pembayaran. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong kepatuhan wajib pajak secara sukarela sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pada pelaksanaan sebelumnya, penerimaan pajak Kota Bandung telah menembus Rp2,1 triliun, sementara target penerimaan sebesar Rp3,6 triliun masih terus dikejar.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi Bapenda untuk terus memperkuat strategi optimalisasi penerimaan daerah. Di sisi lain, peningkatan penerimaan tetap diupayakan melalui pelayanan yang memberikan kemudahan dan manfaat langsung kepada wajib pajak.
Digitalisasi pembayaran juga menjadi perhatian penting. Wajib pajak semakin diarahkan memanfaatkan kanal pembayaran elektronik sehingga transaksi perpajakan dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan transparan.
Dengan persiapan yang semakin dimatangkan, Bapenda Kota Bandung berharap Gebyar Utama di lokasi ketiga dapat memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik maupun mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
Gebyar bukan sekadar agenda penerimaan pajak, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat melalui pelayanan pajak yang mudah, ramah, dan semakin modern.**






0 Komentar