Subscribe Us


 

Koperasi Al Iqtishad Dorong Ekonomi Kerakyatan, Gelar Santunan dan Pemberdayaan UMKM di Batununggal


MEDIASAKSINEWS | BANDUNG — Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial. Koperasi Konsumen Syariah Al Iqtishad Kujangsari, Bandung Kidul, Kota Bandung, menjadikan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai ruang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan kepedulian sosial masyarakat.

Bersama UMKM Kreatif PSB Pasar Modern Batununggal, Koperasi Konsumen Syariah Al Iqtishad menggelar rangkaian kegiatan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri dan diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, S.E., M.Pd., yang dikenal dengan sapaan Kang Erwin. Hadir pula unsur Muspida, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung, Camat Bandung Kidul, Lurah Mengger, pihak pengelola Pasar Modern Batununggal, Puskesmas Kujangsari, Polsek, Koramil, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Beragam kegiatan digelar dalam acara tersebut, mulai dari lomba gerak jalan lima orang, kompetisi Massage Spa, bazar UMKM, hingga hiburan bagi masyarakat.

Namun, kegiatan tidak berhenti pada perayaan HUT RI. Koperasi Al Iqtishad juga menggelar program sosial bertajuk “Kampung Bebas Rentenir, Pinjol dan Judol” dengan memberikan santunan secara langsung kepada warga di wilayah Kujangsari, Pasirluyu, dan Cijagra.

Ketua Koperasi Konsumen Syariah Al Iqtishad, Yosep Gunawan, SE., BBA, 

Ketua Koperasi Konsumen Syariah Al Iqtishad, Yosep Gunawan, SE., BBA, atau yang akrab disapa A Cek, mengatakan keberadaan koperasi harus kembali ditempatkan sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional harus dibarengi dengan upaya mengurangi kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat.

“Ekonomi Indonesia itu naik, tapi gap atau kesenjangannya tinggi. Sudah sepatutnya keberadaan koperasi sebagai sokoguru ekonomi bangsa menjadi garda terdepan,” ujar Yosep.»

Massage Terapis Didorong Naik Kelas Menjadi UMKM

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian dalam acara tersebut adalah kompetisi Massage Terapis atau tukang pijat.

Bagi Yosep, kompetisi tersebut bukan sekadar perlombaan. Ada gagasan lebih besar untuk menjadikan profesi massage sebagai bagian dari sektor UMKM yang mendapatkan pembinaan, pelatihan, akses usaha, dan perlindungan ekonomi melalui koperasi.

Ia melihat banyak pelaku profesi massage berasal dari kalangan perempuan yang harus membantu menopang ekonomi keluarga, termasuk mereka yang suaminya belum memiliki pekerjaan maupun para single parent.

“Gagasan kami, koperasi bisa menaungi pelaku profesi mereka sebagai UMKM terapis. Dalam kondisi ekonomi negeri yang tidak baik-baik saja, profesi ini bisa membantu penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Yosep berharap kegiatan tersebut dapat membuka perhatian serta kerja sama dengan berbagai pihak. Dengan demikian, sektor koperasi dan UMKM tidak hanya menjadi objek kegiatan pemerintah, tetapi mampu menjadi mitra dalam membantu mengatasi persoalan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bandung.

Dari Kegiatan Sosial Menuju Industri dan Perdagangan

Yosep menegaskan, Koperasi Konsumen Syariah Al Iqtishad memiliki agenda lebih panjang untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.

Ke depan, koperasi tersebut menargetkan adanya berbagai program pelatihan, pengembangan industri, dan perdagangan yang dapat membuka akses lebih luas bagi anggota serta pelaku UMKM.

“Insyaallah ke depannya Koperasi Konsumen Al Iqtishad bisa membuat pelatihan, industri dan perdagangan di kancah ekonomi lokal, nasional bahkan internasional,” kata Yosep.

Ia menilai koperasi harus mampu menjadi wadah yang mempertemukan masyarakat dengan peluang ekonomi, sekaligus memberikan alternatif pembiayaan dan pengembangan usaha yang sehat agar masyarakat tidak mudah terjerat praktik rentenir maupun pinjaman online yang bermasalah.

Melalui kegiatan HUT RI ke-81 tersebut, Koperasi Al Iqtishad ingin menegaskan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kemandirian ekonomi, pemberdayaan UMKM, kepedulian sosial, serta penguatan koperasi sebagai sokoguru perekonomian rakyat.

Yosep Gunawan sendiri selain menjabat Ketua Koperasi Konsumen Syariah Al Iqtishad juga merupakan Ketua Umum Koperasi Sekunder Puskopma (Pusat Koperasi Masjid), serta pelaku UMKM dan ekonomi koperasi.

Ia memiliki latar belakang Bisnis dan Manajemen Strategis Universitas INABA Bandung serta pengalaman Foreign Studies di Guangzhou University, China.**


Posting Komentar

0 Komentar