Subscribe Us


 

Penertiban PPKS Kota Bandung Bakal Jadi Model Penanganan di 26 Kabupaten Kota


MEDIASAKSINEWS -- Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar operasi gabungan penertiban Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung, Jumat 11 September 2026.


Dalam operasi tersebut, puluhan PPKS berhasil dijaring untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Jawa Barat Gatot Sambas mengatakan, keterlibatan tim Provinsi Jawa Barat dalam operasi tersebut merupakan bentuk penguatan terhadap kegiatan penertiban yang selama ini rutin dilakukan Pemerintah Kota Bandung.


Ia menyebut, pola penanganan PPKS yang dilakukan Kota Bandung juga akan menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain di Jawa Barat.


“Penertiban PPKS ini jika di Kota Bandung berhasil, maka akan menjadi pilot project untuk 26 kabupaten/kota di Jawa Barat,” ujar Gatot.


Ia mengatakan, tim Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari unsur Dinas Sosial, Satpol PP, Diskominfo, dan perangkat daerah teknis lainnya hadir sebagai tim penebalan khusus untuk mendukung penertiban PPKS di Kota Bandung.


Menurutnya, tim provinsi mengikuti pola yang selama ini diterapkan Dinas Sosial Kota Bandung, Satpol PP Kota Bandung, serta perangkat daerah teknis terkait. Pola tersebut dinilai telah melalui evaluasi dari pelaksanaan kegiatan sebelumnya.


“Jadi nanti saya akan menginduk dan mengacu pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Kota Bandung,” katanya.


Operasi gabungan tersebut menyasar sejumlah titik di jalur utama Kota Bandung, mulai dari kawasan Jalan Pasteur di bawah Flyover Mochtar Kusumaatmadja, Jalan Pasir Kaliki, Pajajaran, Wastukancana, LLRE Martadinata, hingga kembali ke Gedung Sate.


Gatot memastikan, operasi gabungan tersebut tidak hanya ditujukan untuk penertiban sesaat, tetapi juga menghasilkan evaluasi atas berbagai kendala di lapangan dan solusi penanganannya.


Ia berharap, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung dalam penanganan PPKS dapat terus berlanjut.


“Kami ingin memastikan kegiatan hari ini berjalan sukses tanpa ekses dan menghasilkan beberapa evaluasi dari kendala-kendala, kemudian muncul solusi sehingga kita akan selesaikan secara bersama-sama,” ujar Gatot.


Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bandung Irvan Alamsyah mengatakan, penjangkauan dilakukan secara langsung ketika petugas menemukan PPKS di sepanjang rute operasi.


Ia menjelaskan, tidak seluruh kelompok yang ditemukan diperlakukan dengan cara yang sama. Untuk sejumlah pengamen, misalnya, petugas memberikan imbauan terkait batas waktu operasional. Sedangkan PPKS seperti anak jalanan, pengemis, manusia gerobak, dan manusia karung tetap dijangkau untuk mendapatkan penanganan.


“Ketika nanti terlihat ada PPKS, kita bagi saja langsung. Jadi jangan menunggu lagi komando. Kalau memang itu manusia gerobak dan lain sebagainya, langsung saja dijangkau,” kata Irvan.


PPKS yang berhasil dijaring selanjutnya dibawa ke rumah singgah Dinas Sosial Kota Bandung di Rancacili. Irvan mengatakan, pihaknya juga meminta dukungan tambahan pekerja sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan asesmen terhadap PPKS yang telah dijangkau.


Ia berharap hasil operasi dapat segera direkapitulasi pada hari yang sama dan disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi.


“Kami berharap malam ini sudah ada rekapitulasi hasil kegiatan dan kita bisa sampaikan ke pimpinan untuk segera dievaluasi, sehingga langkah ke depan bisa lebih jelas dan terstruktur,” katanya.**

Posting Komentar

0 Komentar