Subscribe Us


 

Penerima Bansos Bakal Dicek Lewat Data Tanah hingga Kendaraan, Begini Penjelasan Mensos Gus Ipul


MEDIASAKSINEWS — Pemerintah terus memperkuat sistem pendataan dan verifikasi penerima bantuan sosial (bansos) melalui integrasi data lintas instansi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Melansir Subang Info, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan bahwa kualitas data penerima bansos saat ini dinilai relatif lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, proses pembaruan dan penyempurnaan data masih terus dilakukan.

Salah satu langkah yang disiapkan Kementerian Sosial (Kemensos) adalah mengintegrasikan berbagai data pemerintah sebagai bahan pertimbangan dalam menilai kelayakan calon penerima bantuan sosial.

Data yang akan digunakan mencakup data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), kepemilikan tanah, kendaraan bermotor, hingga data pelanggan listrik.

Integrasi tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh. Dengan demikian, proses penentuan penerima bansos diharapkan semakin akurat dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Masyarakat Bisa Mengajukan Pendaftaran Ulang

Selain memperkuat integrasi data, Kemensos juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendaftar ulang maupun mengajukan permohonan perlindungan sosial melalui program digitalisasi bansos.

Dalam pelaksanaannya, terdapat jalur pengusulan melalui pemerintah, mulai dari tingkat RT/RW hingga jenjang pemerintahan berikutnya. Selain itu, masyarakat juga dapat berpartisipasi melalui mekanisme pengajuan yang disediakan.

Kemensos turut melibatkan agen atau relawan perlindungan sosial untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan digital. Pendampingan ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi atau tidak memiliki telepon pintar.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendaftaran sekaligus mengurangi hambatan bagi kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan sosial.

Uji Coba Digitalisasi Bansos Diperluas

Program digitalisasi bansos tersebut telah menjalani uji coba di Kabupaten Banyuwangi dan kemudian diperluas ke sejumlah kabupaten/kota, termasuk Semarang.

Penerapan sistem ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendataan, memperkuat proses verifikasi, serta mendorong transparansi dalam penyaluran bantuan sosial.

Masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai layanan pendaftaran dapat mengakses situs perlinsos.kemensos.go.id.

Namun, masyarakat perlu memahami bahwa pendaftaran maupun pemeriksaan data tidak secara otomatis menjamin seseorang akan menerima bantuan sosial. Penetapan penerima tetap berntung pada hasil verifikasi, validasi data, serta pemenuhan persyaratan yang berlaku.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan data kependudukan tetap akurat dan mengikuti mekanisme pengusulan resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Catatan: Integrasi data kepemilikan tanah, kendaraan, dan pelanggan listrik merupakan bagian dari proses penilaian kelayakan. Informasi tersebut tidak serta-merta berarti seseorang yang memiliki tanah atau kendaraan otomatis kehilangan hak atas bansos, karena penetapan penerima harus mempertimbangkan kriteria dan hasil verifikasi yang berlaku.**

Posting Komentar

0 Komentar