![]() |
| Pasca Darurat Sampah Kota Bandung, Sekda Dorong Tren Positif Pengelolaan Dijaga |
Walau masih berproses menuju lebih baik, Ema mengaku senang karena ada perubahan positif yang dihasilkan dari adaptasi kebiasaan baru pengelolaan sampah pada masa darurat.
![]() |
"Kami titip jangan sampai kita salah pemahaman nantinya. Jadi, jangan sekali-kali karena darurat sampah selesai, lalu kita berpikir bisa kembali ke pemikiran lama," pesannya saat meninjau pengelolaan sampah di Kecamatan Babakan Ciparay, Selasa 9 Januari 2024.
"Langkah awalnya, lakukan pemilahan sampah sejak di level rumah tangga. Minimal itu dulu," ajaknya.
Ema juga mengingatkan, per Januari 2024, TPA Sarimukti hanya menerima sampah residu. Berkaca dari kenyataan tersebut, ia meminta sampah organik dan anorganik Kota Bandung dapat selesai di level kewilayahan masing-masing.
Di sisi lain, berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Bandung dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pengolahan sampah mandiri berbasis kewilayahan.
Antara lain dengan menghadirkan pengelolaan sampah berbasis kluster, lalu menghadirkan Kawasan Bebas Sampah (KBS), menghadirkan TPST Gedebage sebagai salah satu pusat pengolahan sampah organik dengan media magot, dan mendorong hadirnya tempat pengolahan sampah di level kewilayahan.**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung
Tim Redaksi






0 Komentar