Program ini digelar di beberapa sekolah, termasuk SDN 052 Cisaranten Wetan, Kelompok PAUD Kecamatan Bandung Kidul, dan SDN 098 Ciroyom.
“Diharapkan sejak anak-anak sudah dapat memahami apa arti berlalu lintas yang baik dan memberikan contoh kepada orang-orang terdekatnya bahkan ke orang yang lebih dewasa yang belum mengetahui berlalulintas yang aman dan berkeselamatan,” ujarnya, Rabu 11 Desember 2024.
Sebanyak 1.200 siswa dan tenaga pendidik telah menerima materi edukasi dalam kegiatan ini. Abdullah menjelaskan bahwa kegiatan edukasi meliputi pemahaman disiplin melintasi perlintasan kereta api dan pentingnya mematuhi aturan keselamatan di jalan raya.
Ia berpesan kepada pengendara untuk senantiasa mematuhi anjuran dan imbauan relawan atau siapapun yang memberi imbauan keselamatan berkendara, khususnya di perlintasan kereta api.
Abdullah mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut jika terjadi insiden.
"Kami terus gencarkan edukasi keselamatan berkendara dan berharap masyarakat selalu mematuhi anjuran keselamatan, khususnya di perlintasan kereta api," tutup Abdullah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mewujudkan budaya berkendara yang aman dan disiplin di Kota Bandung. (rob)**
Sumber: Diskominfo Kota Bandung






0 Komentar