Subscribe Us


 

Bandros Rp81 Meriahkan HUT ke-81 RI, Dishub Bandung Kerahkan 12 Armada


MEDIASAKSINEWS | Bandung — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bandung turut diramaikan melalui program tarif spesial Bandros. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menetapkan tarif hanya Rp81 bagi masyarakat yang ingin menikmati layanan bus wisata tersebut.

Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berwisata keliling Kota Bandung dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dibandingkan tarif normal Bandros yang berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.


Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan program tersebut dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, baik warga Kota Bandung, masyarakat Bandung Raya maupun wisatawan dari luar daerah.

“Untuk warga masyarakat Kota Bandung, Bandung Raya atau mungkin yang sedang berkunjung, siapa saja di Kota Bandung bisa memanfaatkan kesempatan itu menggunakan Bandros. Kita siapkan,” ujar Rasdian, Kamis (13/8/2026).

Untuk mendukung program tersebut, Dishub Kota Bandung menyiapkan 12 armada Bandros. Armada akan melayani masyarakat melalui tiga titik shelter, yakni kawasan Alun-alun Bandung, Jalan Braga, dan Jalan Diponegoro.


Dishub juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan membeludaknya jumlah penumpang. Petugas akan ditempatkan di setiap shelter untuk membantu mengatur antrean serta menjaga ketertiban selama program berlangsung.

“Nanti ada petugas juga di shelter-shelter itu untuk mengantisipasi adanya lonjakan dan sebagainya. Nanti diatur,” katanya.

Di sisi lain, program tersebut turut dikolaborasikan dengan upaya memperluas penggunaan transaksi digital melalui kampanye “QRIS-kan Bandros”.


Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, Naniek Sekarningsih, mengatakan digitalisasi pembayaran di Bandros dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pariwisata Kota Bandung.

Menurutnya, penggunaan QRIS tidak hanya diarahkan pada transportasi wisata, tetapi juga dapat diperluas ke berbagai sektor pendukung pariwisata, mulai dari destinasi wisata, kuliner hingga pelaku UMKM.

“Bandung ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat, sehingga program QRIS-kan Bandros ini dapat memperkuat ekosistem pariwisata dengan penggunaan digitalisasi pembayaran,” ujarnya.


Naniek menilai program tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin terbiasa melakukan transaksi secara digital. Para pemandu dan petugas Bandros nantinya turut diberikan pemahaman sehingga dapat membantu masyarakat yang masih belum familiar dengan penggunaan QRIS.

Selain memperluas penggunaan, BI juga mendorong peningkatan frekuensi transaksi digital. Karena itu, program QRIS-kan Bandros diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam memanfaatkan pembayaran digital.


“QRIS-kan Bandros ini bukan hanya nanti masyarakat bisa memperoleh experience use case QRIS, tapi juga meningkatkan frekuensi dari penggunaan QRIS,” katanya.

Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran dalam melakukan transaksi digital seiring dengan semakin luasnya penggunaan pembayaran elektronik.

Program Bandros bertarif Rp81 ini diharapkan menjadi salah satu alternatif hiburan masyarakat dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus mendorong transformasi pembayaran digital di sektor pariwisata Kota Bandung.**

Posting Komentar

0 Komentar